Oleh: Rahmat Achdar “Di pelukanmu, aku merasa pulang.” Ucap seorang Sekar Indurasmi sembari menjatuhkan air matanya tepat di pelukan hangat dari seorang El. Yah, sebuah novel roman yang ditulis oleh seorang Jazuli Imam dan kemudian diberi judul Pejalan Anarki . Novel dengan tebal kurang lebih sekitar 400 halaman ini mampu memberikan banyak pembelajaran tentang sebuah perjalanan, perlawanan, idealisme dan realisme dalam hidup dan kehidupan kita. Dikisahkan pula seorang tokoh yang bernama El, pemuda yang dikenal dengan kepercayaannya bahwa semesta akan membalas segala perbuatan yang kita lakukan. Percaya akan kekuatan pada diri sendiri, dan percaya bahwa cinta adalah sumber kebahagiaan. Lanjut, pun El juga sangat percaya bahwa semakin banyak cinta, maka semakin banyak pula kebahagiaan yang didapatkan. Dengan cinta, bahwa cara membahagiakan diri sendiri adalah membahagiakan orang lain di sekitar kita. Menarik kesimpulan dari sosok Sekar dan El tadi bahwa, kepu...
Oleh: Rahmat Achdar Panta Rhei Kai Uden Menei (semuanya mengalir dan tidak ada sesuatu pun yang tinggal tetap), adalah sebuah dogma tersuci yang diungkapkan oleh seorang ahli Filsafat Kuno yang dikenal dengan sifat sombong dan tinggi hatinya, ia adalah seorang yang bernama Herakleitos. Pria kelahiran Efesus itu mencoba mendobrak kemapanan dan memberikan sebuah pemikiran baru dalam dunia filsafat. Menurut Herakleitos, tidak ada satu pun di alam semesta ini yang bersifat tetap atau abadi, termasuk alam semesta. Sosok Herakleitos memang seakan menjadi pembeda, selain dirinya berani untuk tidak masuk ke dalam mazhab apa pun, ia juga seringkali mengkritisi filsuf lain yang lebih dulu terkenal daripada dirinya. Yang menjadi sebuah bukti bahwa Herakleitos adalah sosok yang teguh, ia mempunyai ajaran yang disebut sebagai Logos . Logos sendiri dipahami sebagai sesuatu yang bersifat material, namun sekaligus melampaui materi yang bersifat biasa. Menurutnya, se...